Sabtu, 14 Februari 2009

TRiMaKaSiH CiNTa


Dan bila aku berdiri
Tegar sampai hari ini
Bukan karena kuat dan hebatku
Semua karena cinta
Semua karena cinta
Tak mampu diriku
dapat berdiri tegar
trima kasih cinta


Begitulah sebagian cuplikan lagu yang dibawakan oleh penyanyi Indonesian Idol. Kalau menyimak lagu tersebut, kita, terutama aku, seperti diingatkan bahwa segala yang kulewati dan segalanya yang sudah kucapai sampai hari ini , semua adalah karena cinta. Cinta dari semua orang yang ada dalam kehidupanku. Cinta orang tua, saudara, sahabat, teman dan semua orang yang berada di sekitarku. Merekalah yang telah turut berperan dalam mengantarkan aku hingga menjadi seperti aku sekarang ini. Tanpa kehadiran dan cinta mereka, aku tidak akan bisa tetap berdiri tegak dan tegar sampai hari ini. Bukan karena aku kuat dan hebat, tetapi karena cintalah yang membuatku menjadi kuat. Cinta merekalah yang menguatkan hatiku dan mengajariku bagaimana mencintai dan memberi arti hidup ini. Dan yang pasti, semua cinta yang telah kudapatkan itu adalah tentu saja karena cinta Tuhan sendiri. Itulah cinta yang paling besar yang kudapatkan. Karena Tuhan mencintai aku maka Tuhan menganugerahkan orang-orang yang luar biasa kepadaku.

Hari ini, aku belajar bahwa, sesuatu yang berharga bukanlah apa yang kumiliki, melainkan siapa yang kumiliki. Orang tua, saudara, sahabat, teman dan semua orang di sekitarku. Terimakasih sudah menjadi bagian dalam hidupku dan terimakasih pula untuk semua cinta yang sudah kalian beri untukku. And of course, my biggest and deepest thanks to God.

Karena cinta juga aku menulis di blog ini, semoga cinta ini bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi banyak orang.

Semua… karena cinta
Semua… karena cinta
Trimakasih cinta


with all my love,
Continue reading..

Selasa, 10 Februari 2009

Bahasa SMS

Dewasa ini perkembangan teknologi komunikasi memang sudah semakin maju pesat dan semakin memanjakan para konsumen pengguna telepon seluler (ponsel). Komunikasi antar individu sudah semakin praktis, mudah, murah dan tidak lagi mengenal batas ruang dan waktu. Sekarang, cukup dengan mengetik pesan singkat lewat ponsel, komunikasi bisa langsung terjalin dengan cepat dan mudah. Pesan singkat atau SMS (Short Message Service) inilah yang menjadi layanan primadona bagi para pengguna ponsel dan merupakan salah satu media komunikasi yang paling populer saat ini. Mulai dari sekedar ngobrol yang ga penting, pacaran, ngrumpi, menyampaikan berbagai macam jenis ucapan dan undangan, sampai dengan ngomongin bisnis bisa dikomunikasikan lewat pesan singkat atau SMS. Bahkan SMS sekarang tidak hanya sebagai komunikasi pribadi, melainkan sudah digunakan sebagai sarana bisnis, seperti acara kuis, misalnya dan komunikasi yang sifatnya sosial, seperti pengumpulan dana oleh suatu lembaga amal, serta bisa juga sebagai media berita atau informasi on line.

Layanan pesan singkat atau SMS (Short Message Service) adalah pesan pendek dalam bentuk teks. Namanya saja pesan singkat, tentu saja penulisan atau pengetikan pesannya pun harus singkat (tidak tertele-tele), padat dan tepat sasaran. Layanan sms memang dibatasi oleh jumlah karakter (huruf dan tanda baca), itulah sebabnya mengapa penulisan pesannya pun perlu singkat. Karena keterbatasan ruang tulis itulah yang kemudian melahirkan sebuah bahasa baru di kalangan masyarakat kita, yaitu bahasa yang dinamakan sebagai bahasa SMS. Bahasa sms ini lahir dari penyingkatan suatu kata. Selain bertujuan untuk mempercepat dalam penulisan atau pengetikan pesan, penyingkatan kata yang dilakukan oleh si penulis pesan, dimaksudkan juga untuk bisa menuliskan pesan yang panjang tetapi menggunakan kata yang disingkat-singkat, supaya pesan tersebut bisa dilakukan dalam sekali kirim sms
, karena ini berpengaruh juga dengan uang yang akan dikeluarkan. Dengan maksud itulah, maka muncullah penggunaan singkatan kata yang kadang-kadang tidak lazim atau tidak umum. Sehingga orang yang tidak terbiasa dengan singkatan kata mungkin akan kesulitan membaca dan memahami apa yang ditulis.

Mungkin memang tidak ada salahnya juga menulis pesan singkat dengan menggunakan singkatan kata, sepanjang kita mengetahui dan bisa membedakan target atau sasaran penerima pesan, apakah orang yang akan menerima pesan kita mengerti bahasa singkatan kata yang kita pakai atau tidak. Jika ya, maka kita boleh saja menggunakan singkatan kata yang diketahui oleh penerima pesan. Tetapi kalau tidak, singkatan-singkatan yang kita pakai yang tidak diketahui oleh penerima pesan, kadang-kadang bisa mempunyai pesan ganda, yang mungkin saja antara pengirim pesan dan penerima pesan mempunyai pemahaman yang berbeda terhadap isi pesan. Inilah yang bisa menyebabkan salah paham hingga berujung pertikaian, perselisihan, benci, dsb, yang berakibat buruk.

Adapula penulisan sms, yang mungkin memang tidak memakai singkatan kata, tapi karena penulisan pesan harus singkat, si penulis jadi kurang memikirkan penggunaan bahasa yang komunikatif, akibatnya bisa juga terjadi pemahaman yang berbeda terhadap isi pesan. Bahasa sms, terkadang memang tidak bisa sepenuhnya mewakili ekspresi si penulis pesan. Wajar saja karena ekspresi yang mewakili perasaan atau suasana hati si penulis tidak dilibatkan atau diikutsertakan dalam bahasa sms. Saat ber-sms, ekspresi dari lawan bicara tidak bisa terlihat, hanya lewat tulisan saja ekspresi lawan bicara dibayangkan atau direka-reka oleh imajinasi si penerima pesan sendiri. Sangat mungkin terjadi salah mereka-reka ekspresi lawan bicara. Dengan komunikasi secara langsung saja, orang bisa salah mengartikan ekspresi lawan bicara, apalagi komunikasi lewat sms. Kalau tidak berhati-hati memang bisa berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, akibat dari salah memaknai bahasa sms. Komunikasi lewat sms akan berjalan baik jika si penulis dan penerima pesan dalam suasana hati yang baik. Jika salah satu dalam suasana yang kurang baik, kadang-kadang pesan yang ingin disampaikan jadi salah sasaran akibat dari salah mengartikan bahasa sms atau isi pesan. Jadi, perasaan atau suasana hati sangat mempengaruhi juga dalam menafsirkan bahasa sms.

Ternyata komunikasi lewat sms memang memerlukan suatu etika dan cara-cara yang bijak, sehingga tujuan awal dari ber-sms, yaitu menulis pesan yang singkat, padat tapi jelas dan tepat sasaran, bisa benar-benar tercapai. Dengan demikian manfaat dari sms sebagai layanan yang praktis, mudah, cepat dan murah pun juga bisa kita rasakan. Tentu saja kita tidak ingin kan, komunikasi yang bisa kita lakukan dengan murah, malah jadi terasa mahal, karena hubungan kita dengan orang lain jadi buruk akibat dari tidak tau bagaimana menulis pesan singkat yang komunikatif. Komunikasi yang ingin kita sampaikan lewat sms menjadi lebih efektif dan efisien jika kita tau bagaimana ber-sms dengan bijak supaya penerima pesan pun mengerti apa yang ingin kita komunikasikan


Continue reading..

Selasa, 03 Februari 2009

Yuk, intip karakter orang lewat Kokology.....



Pernah dengar istilah Kokology? Apaan tuh?! Belum lama ini, saya juga baru menemukan dan tau istilah tersebut dari sebuah majalah. Aneh dan unik sekali istilah tersebut, pikir saya. Membaca artikel yang tidak begitu panjang, membuat saya jadi sedikit penasaran dan pengen tau lebih banyak tentang kokology. Beberapa waktu kemudian saya menemukan buku KOKOLOGY tersebut di sebuah toko buku. Buku itu lumayan juga menjawab rasa penasaran saya.

KOKOLOGY, berasal dari kata kokoro (bahasa Jepang), yang artinya pikiran, semangat, perasaan dan logia/logos (bahasa Yunani), yang artinya ilmu. Kokology adalah ilmu yang mendalami pikiran dan perasaan seseorang. Kokology tersebut diciptakan oleh Isamu Saito, seorang Profesor di Universitas Rissho, Jepang dan dikembangkan oleh Tadahiko Nagao. Kokology berisi tentang kuis atau permainan yang didasarkan atas prinsip-prinsip psikologi, tapi dengan pendekatan yang menyenangkan dan mudah sehingga memungkinkan semua orang mengalami dan menikmati dunia pikiran. Kuis atau permainan ini ditujukan untuk menunjukkan sikap seseorang terhadap sejumlah hal dalam kehidupannya, seperti cinta, prioritas dan pekerjaan. Bisa juga untuk mengetahui sifat, karakter, emosi dan tingkah laku seseorang.

Dalam bukunya, Kokology, Saito mengungkapkan bahwa kuis ini membuat orang mengimajinasikan diri ke dalam sebuah keadaan dan memutuskan apa yang akan dilakukannya saat itu. Ada beberapa tip yang perlu diperhatikan dalam memainkan kokology, antara lain : katakan hal pertama yang muncul di pikiran kita, jangan berusaha mengira-ngira jawaban, jujur pada diri sendiri dan tetap berpikiran terbuka.

Selain digunakan sebagai alat refleksi dan evaluasi diri, kokology juga dapat menjadi cara asyik untuk lebih mengenal karakter teman-teman kita. Seru kan?! Tertarik untuk mencoba? Ini saya berikan 3 contoh kuis atau permainannya. Selamat mencoba!!

Here the test...!!

Ingat tip-tip di atas tadi untuk memainkan kokology ini. Jangan langsung melihat ke bawah untuk membaca jawabannya yaaa....

PERTAMA
Bayangkan langit biru yang cerah tanpa awan. Hanya memikirkannya saja akan memberikan sedikit semangat. Sekarang alihkan mata pikiran kamu untuk melihat pemandangan. Yang mana dari pemandangan di bawah ini yang paling menenangkan dan membuat kamu santai?
1. Dataran penuh salju putih
2. Lautan biru
3. Gunung yang hijau
4. Padang yang penuh dengan bunga berwarna kuning

KEDUA
Bayangkan kamu sedang berada di luar rumah saat musim panas di masa kecil, meniup gelembung di tengah padang. Adegan mana di bawah ini yang terbaik dari yang kamu bayangkan?
1. Gelembung yang kamu tiup melayang ke angkasa
2. Kamu meniup ratusan gelembung kecil dengan alat peniup plastik
3. Kamu sedang berkonsentrasi meniup satu gelembung besar
4. Gelembung yang kamu buat tertiup angin sepoi-sepoi

KETIGA
Kamu berdiri di depan sebuah lukisan dalam museum seni, dengan tangan terkepal di belakang sementara kamu berusaha untuk menikmatinya, ketika seorang asing mendekati dan mengatakan sesuatu kepada kamu. Kalimat mana yang diucapkan oleh orang tersebut?
1. “Bukankah itu lukisan yang indah?”
2. “Apa pendapatmu mengenai lukisan ini?”
3. “Maaf, apa Anda punya waktu?”
4. “Tahukah Anda, saya juga seorang pelukis?”





JAWABAN PERTAMA
Pemandangan yang kamu bayangkan berlawanan dengan langit biru yang cerah menunjukkan sebuah bakat tersembunyi berada di kedalaman pikiranmu yang tidak terganggu.
1. Dataran penuh salju putih
Kamu diberkati dengan sensivitas khusus yang membuat kamu mengerti situasi dengan pandangan sekilas dan menguraikan masalah rumit tanpa membutuhkan bukti dan penjelasan. Kamu memiliki kemampuan untuk menjadi pembuat keputusan dan bahkan menjadi seorang visioner. Percayailah selalu intuisimu yang pertama, mereka akan menuntunmu dengan baik

2. Lautan biru
Kamu memiliki bakat alami untuk hubungan antar pribadi. Orang-orang menghormati kemampuanmu berkomunikasi dengan orang lan dan cara kamu membantu bermacam-macam kelompok bersama-sama. Hanya dengan berada di sana, kamu membantu orang lain bekerja dengan lebih lancar dan efisien, membuat kamu menjadi seorang anggota yang sangat berharga dalam tiap proyek atau tim. Ketika kamu berkata, “Bagus. Teruskan kerja Anda yang baik,” orang-orang tahu kamu mengatakan yang sebenarnya. Jadi kata-kata itu sangat berarti bagi mereka yang mendengarkannya.

3. Gunung yang hijau
Bakat kamu adalah berkomunikasi yang ekspresif. Kamu selalu dapat menemukan kata-kata untuk mengekspresikan apa yang dirasakan. Orang-orang segera menyadari itu juga sama persis dengan yang mereka rasakan. Mereka berkata bahwa berbagi kebahagiaan semakin menjadi berlipat ganda, sementara berbagi duka membuat kita semakin terpisah. Kamu nampak selalu dapat menolong orang lain menemukan sisi yang benar dari komunikasi.

4. Padang yang penuh dengan bunga berwarna kuning
Kamu adalah sumber pengetahuan dan kreativitas, penuh dengan gagasan dan potensi yang hampir tidak terbatas. Tetaplah menyesuaikan diri terhadap perasaan orang lain dan jangan pernah berhenti membangun mimpi. Tidak ada apapun yang tidak dapat kamu capai.


JAWABAN KEDUA
Kilauan gelembung yang kamu tiup dalam imajinasi adalah lambang harapan dan impian. Pemandangan yang digambarkan menyikapi bagaimana kamu berpikir tentang impian yang diharapkan akan menjadi kenyataan.
1. Gelembung yang kamu tiup melayang ke angkasa
Kamu melihat impian sebagai hal yang sukar dipahami dan tidak dapat dicapai, terbang menjauh seperti gelembung sabun ditiup angin. Mungkin kamu berharap terlalu banyak, terlalu cepat atau terperangkap dalam impian yang mustahil. Apapun masalahnya, jurang pemisah antar impian dan kenyataan sangat besar. Meskipun sangat ingin memberitahu orang lain tentang rencana besar dan rencana masa depan, jauh di lubuk hatimu ada suara yang mengatakan betapa rapuhnya rencana tersebut

2. Kamu meniup ratusan gelembung kecil dengan alat peniup plastik
Kamu telah menetapkan pandangan kamu ke hal-hal yang dengan cepat dapat dicapai – baju baru, mobil atau pacar. Impian kamu bijaksana dan selalu berada dalam jangkauan. Putuskan apa yang paling diinginkan di dunia ini dan berusahalah mengejarnya. Jika kamu mengejar semuanya sekaligus, kemungkinan besar kamu akan berakhir dengan tanga kosong.

3. Kamu sedang berkonsentrasi meniup satu gelembung besar
Kamu memiliki satu impian atau ambisi yang menguasai seluruh hidup. Peganglah keinginan itu dan teruslah berjuang ke arah sasaranmu. Sejalan dengan waktu, kamu akan melihat bahwa itu tidak terlalu jauh dari genggamanmu.

4. Gelembung yang kamu buat tertiup angin sepoi-sepoi
Pengalaman kecewa dengan harapan dan impian yang tidak tercapai di masa lalu membentuk cara berpikirmu sekarang ini. Tapi pengalaman mengejar dan kehilangan beberapa impian di tengah jalan adalah hanya latihan sambil membuat sasaran baru untuk masa depan. Jangan takut untuk tetap bermimpi, satu-satunya orang yang belum pernah mengalami gagal adalah mereka yang tidak pernah mencoba.



JAWABAN KETIGA
Ketika seorang asing tiba-tiba berbicara kepada kamu, selalu ada campuran keprihatinan dan pengharapan. Dalam skenario khayalan ini, perkataan orang itu sebenarnya menggambarkan bagaimana kamu bereaksi dalam kesempatan pertemuan dan ketika bertemu seseorang. Jawaban menyatakan kesan macam apa yang kamu buat ketika bertemu seseorang untuk pertama kalinya.
1. “Bukankah itu lukisan yang indah?”
Sikap alamiah yang bersahabat menciptakan kesan pertama yang baik dalam hampir semua orang yang kamu temui. Satu-satunya kekuatiran hanyalah apabila orang tidak menanggapi kamu dengan serius pada awalnya.

2. “Apa pendapatmu mengenai lukisan ini?”
Kamu adalah tipe orang yang suka mengira-ngira temperamen orang lain sebelum melakukan sesuatu. Orang dapat merasakan keragu-raguan itu. Mungkin akan mewarnai reaksi mereka kepada kamu. Amu tidak akan menyinggung orang lain dengan pendekatan yang hati-hati. Tapi kamu mungkin akhirnya akan hidup dengan kondisi-kondisi yang ditentukan oleh orang lain.

3. “Maaf, apa Anda punya waktu?”
Setengah duniamu nampaknya seperti orang normal. Tapi setengahnya lagi nampak sedikit aneh. Kamu menciptakan kesan pertama bahwa kamu hidup dalam langkah diri sendiri dan mempertahankan individualisme yang dianggap sebagian orang sebut sebagai eksentrik (aneh). Kamu tidak begitu memperhatikan apa yang mungkin orang lain pikirkan atau rasakan. Suka atau tidak, disanalah terlihat rahasia bagimu.

4. “Tahukah Anda, saya juga seorang pelukis?”
Pada awal pertemuan dengan seseorang, kamu agak sedikit gugup dan terlalu tidak sabar. Mungkin kamu hanya berusaha terlalu keras untuk disukai, tapi semakin kuat mencobanya, semakin buruk kesan yang kamu buat. Jangan terlalu banyak kuatir untuk membuat orang-orang berpikir kamu hebat, mereka akan lebih menyukai jika kamu tidak tegang dan santai.
Continue reading..

Senin, 02 Februari 2009

JANGAN HITUNG USIAMU…


Kata orang,
Jangan hitung usiamu dengan tahun, melainkan dengan senyum,
Jangan hitung hidupmu dengan air mata, melainkan dengan sahabat


Begitulah quote yang selalu kuingat setiap menjelang hari atau tanggal kelahiranku. Quote itu seolah mengingatkanku untuk tidak lupa bersyukur atas semua yang telah Tuhan berikan padaku. Berkat yang telah kuterima, teman dan sahabat yang kupunya dan keluarga yang kumiliki. Semua yang terbaik telah Tuhan sediakan untukku. Aku tidak perlu menghitung usiaku dengan angka atau tahun ataupun menghitung hidupku dengan airmata dan kesedihan. Aku tidak perlu menghitung tahun-tahun yang telah aku lewati, tapi lebih baik menghitung saat-saat yang indah. Hidup memang tidak diukur dengan banyaknya nafas yang aku hirup, melainkan dengan saat-saat dimana aku menarik nafas bahagia.

Menurut Samuel Ullman, Muda bukan suatu masa kehidupan, dia merupakan suasana pikiran, dia bukan soal merahnya pipi dan bibir atau kelenturan lutut melainkan masalah kemauan, kualitas imajinasi, ketegaran emosi, kebugaran denyut-denyut kehidupan. Muda berarti keunggulan perangai, berani melawan kelesuan semangat, keunggulan daya juang menantang kesukaan bersenang-senang. Hal ini bisa dimiliki oleh manusia usia 60 tahun daripada remaja 20 tahun. Tak seorangpun menjadi tua hanya karena sejumlah angka tahun. Kita menjadi tua renta karena membuang cita-cita. Tahun-tahun bisa mengerutkan kulit badan, tetapi membuang gelora semangat bisa membuat jiwa keriput berkerut. Keresahan, kekawatiran, rasa tidak percaya diri bisa merundukkan hati dan meluruhkan semangat serata debu tanah. Entah 60 atau 16 tahun, di dalam hati setiap manusia terdapat rindu akan keajaiban dan seperti pula kanak-kanak adapula napsu akan apa yang bakal datang serta kegembiraan akan permainan hidup. Di dalam pusat hatimu dan hatiku ada suatu stasiun tanpa kawat. Selama dia menerima pesan-pesan keindahan, harapan, keceriaan, keberanian serta kekhawatiran dari manusia dan dari Yang Mahakuasa. Bila antenna-antena diturunkan dan semangatmu ditutupi salju sinisme serta es pesimisme, maka kamu akan menjadi tua kendati masih berusia 20-an. Tetapi selama entena-antenamu tegak menjulang untuk menangkap gelombang-gelombang optimisme, masih ada harapan bahwa kamu mungkin mati muda pada usia 80 tahun.

Quote dari Samuel Ullman tersebut mengingatkan aku, tentang kisah seorang dukun tua di daerah Ubud, Bali yang pernah kubaca dalam sebuah novel Eat, Pray, Love (by Elizabeth Gilbert). Ketika dukun tua tersebut ditanya tentang usianya, dia tidak pernah bisa menjawab berapa usianya, karena dia memang tidak tahu tahun berapa tepatnya dia dilahirkan, yang dia tahu hanya hari kelahirannya saja. Kemudian dia mengatakan bahwa ketika hatinya gembira, dia merasa bahwa dirinya masih muda, tetapi ketika hatinya sedang sedih atau resah, dirinya merasa sudah sangat tua. Simple sekali kan?! Tapi bener juga ya.. muda atau tua itu tidak dilihat dari jumlah usia atau angka tahun, melainkan suasana pikiran, perasaan dan semangat yang ada dalam diri kita.

Jadi pada akhirnya aku memang tidak perlu menghitung umurku,
aku hanya perlu bersyukur pada Tuhan,
Syukur untuk semua berkat yang sudah aku terima
Syukur untuk keluarga yang kumiliki, teman serta sahabat yang kupunya
Syukur karena aku masih bisa bersyukur



Continue reading..

Selasa, 20 Januari 2009

Kesamaan antara Lincoln dan Kennedy

Pemilihan Presiden Amerika Serikat memang selalu menjadi pusat perhatian dunia, itu karena Amerika Serikat adalah negara terbesar di dunia dan kebijakan presiden terpilih mempunyai pengaruh yang cukup besar pula bagi negara-negara lain di seluruh dunia. Bersamaan dengan hari dilantiknya “The New Leader”, Barack Obama sebagai Presiden Amerika Serikat ke-44 pada tanggal 20 Januari 2009 yang sangat fenomenal bagi jutaan warga di seluruh dunia, dan khususnya bagi warga Amerika Serikat, saya jadi teringat tulisan dalam sebuah buku yang pernah saya baca yang berjudul "When God winks" (by Squire Rushnell) tentang 2 Presiden Amerika Serikat terdahulu yaitu Abraham Lincoln dan John F. Kennedy. Lepas dari bagaimana pengaruh pemilihan presiden Amerika Serikat tersebut terhadap dunia, ada cerita menarik yang ingin saya sampaikan tentang peristiwa kebetulan yang terjadi pada 2 tokoh sejarah Amerika tersebut, dimana keduanya meninggal secara mengejutkan dan sempat pula menjadi pusat perhatian dunia.

Mungkin anda pernah mendengar kesamaan di antara dua presiden Amerika : Abraham Lincoln dan John F.Kennedy. Bayangkan rantai kebetulan yang tercantum di Ford Theater, tempat Lincoln dibunuh, di Washington D.C. :

  • Lincoln dan Kennedy terpilih sebagai presiden dalam jarak waktu tepat seratus tahun, 1860 dan 1960.
  • Lincoln dan Kennedy harus mengubur seorang anak yang meninggal selama mereka mendiami Gedung Putih.
  • Sekretaris presiden Lincoln bernama Kennedy. Sekretaris Kennedy bernama Lincoln.
  • Masing-masing sekretaris ini telah menasehati mereka untuk tidak pergi ke tempat mereka terbunuh : Lincoln ke teater, Kennedy ke Dallas, Texas.
  • Keduanya terbunuh di hadapan istri mereka karena luka tembak di belakang kepala.
  • Wakil-wakil presiden yang menggantikan presiden-presiden terbunuh ini adalah bekas senator, keduanya berasal dari Selatan, keduanya bernama Johnson.
  • Kelahiran kedua wakil presiden, Andrew Johnson dan Lyndon Johnson, berjarak tepat seratus tahun, yaitu 1808 dan 1908.
  • Kedua pembunuh mempunyai tiga nama dengan jumlah lima belas huruf : John Wilkes Booth dan Lee Harvey Oswald.
  • Kelahiran kedua pembunuh berjarak tepat seratus tahun, 1839 dan 1939.
  • Booth menembak Lincoln di teater dan lari ke sebuah gudang. Oswald menembak Kennedy dari tempat pengintaiannya di sebuah gudang dan lari ke sebuah teater
  • Kedua pembunuh tewas sebelum mereka sempat diadili.
  • Lincoln dan Kennedy meninggalkan sebuah warisan untuk kemajuan hak-hak sipil.
  • Nama akhir kedua presiden ini terdiri dari tujuh huruf.

Tidakkah peristiwa-peristiwa tersebut membuat kita percaya bahwa peristiwa-peristiwa tersebut bukanlah sekedar kebetulan, dan Tuhan melakukan hal-hal yang begitu teratur untuk menarik perhatian dan menakjubkan pikiran manusia?


Continue reading..

Jumat, 16 Januari 2009

LenTeRa JiWa

Ada ga sih yang saat ini merasakan bahwa pekerjaan yang sedang dilakukannya sekarang tidak ada hubungannya sama sekali dengan pendidikan yang pernah ditekuninya di bangku sekolah/kuliah dulu, tetapi merasa lebih enjoy? Saya yakin pasti ada banyak sekali orang yang merasakan dan mengalami hal tersebut. Ya… bekerja di bidang yang ga ada hubungannya dengan pendidikan mungkin memang sudah bukan hal yang aneh lagi. Bahkan banyak orang yang bisa sukses bekerja di bidang yang sama sekali ga “nyambung” dengan pendidikannya. Kondisi ini mungkin disebabkan karena tingginya persaingan dalam memperebutkan lapangan pekerjaan di bidang yang sesuai dengan pendidikan. Dan karena kondisi itulah, belakangan banyak orang yang “banting setir” bekerja di luar bidang yang tidak sama lagi dengan pendidikannya. Selain itu, tidak sedikit juga yang memilih bekerja sesuai dengan hobby, bakat atau minatnya.

Itu tidak jauh beda juga dengan yang saya alami. Sejak lulus sekolah sampai dengan saat ini, saya sudah beberapa kali pindah bidang pekerjaan yang semuanya ga "nyambung" sama sekali dengan background pendidikan saya. Awalnya memang saya pengen bisa bekerja di bidang yang sesuai dengan pendidikan saya, tapi bisa jadi bener juga, karena ketatnya persaingan itulah, pekerjaan yang saya inginkan itu terasa sulit untuk saya dapatkan. Hal itulah yang akhirnya membuat saya jadi tidak ingin terlalu idealis untuk mendapatkan suatu pekerjaan. Saya “banting setir” juga untuk mencoba mencari pekerjaan di luar bidang yang tidak sama lagi dengan pendidikan terakhir saya. Toh, semua bidang pekerjaan bisa kita pelajari kalau kita memang punya niat dan kemampuan, begitu pikir saya. Jadilah akhirnya saya mendapatkan pekerjaan yang semuanya ga "nyambung" dengan pendidikan saya. Saya mencoba untuk menikmati pekerjaan itu dan terus belajar hal-hal baru yang berhubungan dengan pekerjaan yang saya geluti tersebut. Learning by doing… begitulah yang saya jalani. Sekarang, saya menyukai dan menikmati sekali pekerjaan saya karena ternyata banyak hal-hal atau pelajaran baru yang bisa saya dapatkan, yang sebelumnya belum saya pahami benar.
It’s really nice…!!

Selain faktor atau kondisi seperti yang saya alami, banyak juga orang yang memilih bekerja sesuai dengan hobby, bakat atau minatnya. Seperti misalnya nih, ada saudara saya, seorang lulusan teknik, tapi karena sejak duduk di bangku SD, dia punya hobby bahkan mungkin bisa dibilang bakat di bidang tulis menulis, ternyata sekarang dia lebih enjoy bekerja di bidang tersebut, setelah sebelumnya dia pernah juga terjun ke bidang pekerjaan yang sesuai dengan background pendidikannya. Dan bisa jadi, bagi dia, pekerjaan yang sekarang ditekuninya itulah yang sudah sejalan dengan kata hatinya untuk dijadikan sebagai pilihan hidupnya.

So, the point is… Eksistensi seseorang di dunia karir tidak semata-mata dipengaruhi atau ditentukan oleh latar belakang pendidikan atau bidang studi yang ditekuninya. Meskipun pendidikan cukup menunjang karir seseorang, tetapi bisa dikatakan juga bahwa kunci sukses karir yang lebih penting mungkin adalah minat dan kemauan yang kuat untuk terus belajar dan kemampuan beradaptasi di bidang yang ditekuni serta mungkin yang tidak kalah penting adalah menyukai dan menikmati apa yang kita kerjakan. Pada akhirnya, pelajaran utama yang kita jalani sekarang sama sekali tidak menghalangi kita untuk bekerja atau berkarir di bidang yang berbeda. Bagaimanapun juga pendidikan tidak hanya bisa kita peroleh di bangku kuliah atau sekolah tetapi juga dari lingkungan, pergaulan dan kehidupan sosial yang kita jalani.

Seperti halnya, lagu Lentera Jiwa, ciptaan Nugie ini yang mungkin bisa menginspirasi kita dalam mencari apa yang sesungguhnya menjadi passion kita..

Lentera Jiwa
By: Nugie

Lama sudah kumencari apa yang hendak kulakukan
Sgala titik kujelajahi tiada satupun kumengerti
Tersesatkah aku disamudra hidupku?

Kata-kata yang kubaca terkadang tak mudah kucerna
Bunga-bunga dan rerumputan bilakah kau tahu jawabnya
Inikah jalanku? Inikah takdirku?

Reff:
Kubiarkan mengikuti suara dalam hati
Yang slalu membunyikan cinta
Kupercaya dan kuyakini murninya nurani
menjadi penunjuk jalanku
Lentera jiwa

Continue reading..

Rabu, 14 Januari 2009

MisSiNG PuZZLe


Setelah Nina yakin bahwa cerita cintanya dengan Adit memang benar-benar sudah berakhir, membuat hatinya sedikit lega. Bagaimanapun juga itu karena semua keresahan dan tanya yang selalu mengisi benaknya setahun belakangan, sudah terjawab, saat Adit tiba-tiba muncul lagi dalam kehidupannya untuk mengungkapkan penyesalan dan alasan mengapa dia meninggalkan dirinya. Itu artinya harapan itu memang sudah sirna dan sudah waktunya bagi Nina untuk bisa membuka hatinya kembali bagi cinta yang lain. Namun, disisi lain, Nina sempat benar-benar merasakan ada sesuatu yang kosong di dalam hatinya….Ia merasakan ada potongan puzzle yang hilang dan itu terbawa oleh Adit. Potongan puzzle yang tidak mungkin untuk diambilnya lagi, karena potongan itu sudah mengisi kekosongan yang lain. Jujur, deep down inside her heart, Nina merasa kehilangan figur seseorang. Ada missing puzzle yang harus diisi agar puzzle itu nantinya bisa terlihat kembali utuh. Ia juga tidak tau siapa yang harus mengisi the missing puzzle itu, but she misses the figure. Figur yang bisa membuatnya merasa nyaman dengan segala sesuatunya dan membuatnya yakin bahwa di luar sana masih ada yang banyak orang bilang itu... cinta.

Sebulan setelah Nina benar-benar bisa mengiklaskan potongan puzzlenya hilang, ia mulai bisa menikmati hidupnya kembali dengan keadaannya yang sekarang. Nina mulai mencoba untuk menata kembali hatinya. Mencoba untuk menata potongan-potongan puzzle yang lain sambil terus mencari dan menemukan pengganti potongan puzzle yang telah hilang agar nantinya bisa melengkapi dan tersusun kembali menjadi sebuah gambar yang utuh. Ia sadar bahwa ia tidak boleh terpuruk dan putus asa untuk menyusun potongan-potongan puzzle lainnya hanya karena kehilangan satu potongan puzzle saja. Nina yakin suatu saat nanti ia pasti akan dapat menemukan pengganti potongan puzzle tersebut dan mengisi the missing puzzle. Ia akan menemukan figur yang lain yang akan memberikannya keyakinan bahwa masih ada sebentuk cinta untuknya. Sebelumnya cinta mungkin memang telah meninggalkan hatinya bagaikan kepingan-kepingan kaca, namun ia yakin bahwa suatu saat nanti akan ada seseorang yang bersedia untuk menambal lukanya dengan mengumpulkan kembali pecahan-pecahan kaca itu, sehingga dia akan kembali menjadi utuh.

Hari-hari selanjutnya, terasa lebih ringan bagi Nina untuk melangkah. Ia mulai terlihat lebih enjoy dengan kehidupannya dan mulai bisa melupakan potongan puzzlenya yang hilang. Senyum dan tawa mulai menghiasi wajahnya. She just enjoy her situation and always look cheerful. Ia mulai menikmati waktunya untuk menekuni hobby barunya yaitu menulis dan untuk bertemu serta berkumpul kembali bersama teman-temannya. Kadang-kadang cara terbaik untuk melupakan seseorang adalah memang dengan berada bersama orang lain. Nina membiarkan hatinya melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas lagi, seperti juga salah satu quote yang pernah dibacanya….

Love is like a butterfly…
the more you try to catch it , the more it flies.
But when you let it flies,
it’ll come to you unexpectedly

Nina juga mencoba untuk membiarkan cinta itu terbang bebas, karena dirinyapun yakin bahwa dia akan datang sendiri tanpa disadari.

Begitulah, sampai suatu saat , tanpa disadarinya pula ada seseorang yang mulai masuk dalam kehidupannya. Ada seseorang yang membawakan sebuah potongan puzzle untuknya. Dialah Arya, figur yang mencoba untuk melengkapi kekosongan serta mengisi the missing puzzle tersebut dan menjadikan gambarnya terlihat utuh. Arya, seorang yang mencoba untuk menambal luka Nina, dengan mengumpulkan kembali pecahan-pecahan kaca agar dirinya menjadi utuh kembali.

Nina tidak tau apakah memang figur Arya, yang nantinya benar-benar bisa pas mengisi the missing puzzle tersebut, tapi yang bisa Nina lakukan sekarang adalah terus berusaha untuk bisa memasangkan potongan puzzle itu pada tempat yang tepat…sehingga bisa mengisi kekosongan itu. Nina memang sudah merasa menemukan figur yang bisa membuatnya merasa nyaman dan yakin bahwa di luar sana masih ada sebentuk cinta untuknya. But, just let it flow… Ia ingin menjalani dan membiarkan semua mengalir apa adanya. Membiarkan cinta itu terus tumbuh dalam hatinya, membiarkan Arya masuk dalam kehidupannya, menyambutnya dan menikmati apapun yang dia bawa untuknya… dan tetap berusaha untuk melakukan dan memberikan yang terbaik untuk kehidupan cintanya.

Hidup dan cinta tidak lain adalah seperti sebuah puzzle. Ada banyak potongan puzzle yang terlepas bahkan mungkin hilang, dan membutuhkan untuk ditemukan agar bisa disusun dan menghasilkan gambar yang utuh. Dia mempunyai arti, meskipun kadang-kadang tampak membingungkan. Dia tidak akan berakhir dengan baik, kecuali kita mengusahakannya.

Continue reading..

Jumat, 02 Januari 2009

KUMASUKI PINTU YANG BARU ….


Tahun 2008 sudah berlalu.
Banyak berkat dan juga pelajaran hidup yang sudah kuterima dan kudapatkan di sepanjang tahun lalu. Ada suka, duka, sesal, kekecewaan, kegagalan, keberhasilan, goresan bahkan mungkin luka sudah banyak mewarnai perjalanan hidupku di tahun yang lalu. Ada harapan dan mimpi yang sudah maupun belum berhasil kuraih. Tapi satu yang pasti, aku hanya perlu untuk bersyukur pada Tuhan atas semua yg sudah kudapatkan dan boleh kualami di sepanjang tahun yang sudah berlalu.
Thanks God for all….

Pintu lama sudah tertutup dan terkunci.
Aku tidak bisa merubah apapun yang sudah terjadi
Aku tidak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan
Aku tidak mungkin lagi menghapus kesalahan
dan mengulangi kegembiraan yang kurasakan kemarin
Aku tidak mungkin untuk mengulangi segala sesuatunya yang telah lewat,
Biarlah hari kemarin lewat…kulepaskan saja..
Aku juga tidak perlu menatap terlalu lama dan menyesali pintu yang telah tertutup dan terkunci. Meskipun aku sudah mendapati banyak goresan yang tertoreh di hati, bahkan mungkin ada bekas luka disana, namun tidak sedikit juga kutemukan senyuman bahkan tawa yang membuatku optimis untuk membuka pintu yang baru dan memasukinya, dan sekarang….


Pintu baru sudah terbuka…
Tahun 2009 sudah kumasuki
Saatnya aku masuk dan memulai segala sesuatunya dengan semangat yang baru. Mulai menikmati setiap peristiwa yang akan mewarnai di sepanjang perjalanan hidup yang akan kulalui dan kujalani. Menikmati setiap senyuman dan tawa, karena itu akan membuat hariku yang gelap menjadi cerah. Menikmati setiap goresan atau bahkan luka karena kalau tidak ada goresan, aku tidak akan pernah belajar dan itu yang membuatku menjadi semakin kuat…tapi tetap do the best dan terus mencoba untuk membuat perubahan… for a better life and be a better person.. Dan tidak takut untuk tetap bermimpi, karena …

Mimpi adalah kunci
Untuk kita menaklukkan dunia
Berlarilah tanpa lelah
Sampai engkau meraihnya


Meskipun ada impian yang belum sempat kuraih sampai saat ini, Tapi aku tetap yakin dan percaya pada rencana Ilahi..dan aku akan terus berlari dan berusaha sampai aku meraihnya..meskipun aku mengerti, jalan untuk meraih mimpi tersebut memang tidak mudah…dan bagaimanapun juga hidup harus tetap dicintai, karena…

Cinta kepada hidup
Memberikan senyuman abadi
Walau hidup kadang tak adil
Tapi cinta lengkapi kita…

Bait-bait dari lirik lagu Laskar Pelangi-nya Nidji itulah yang cukup menginspirasiku dalam mengawali tahun 2009 ini dan hari-hari selanjutnya yang akan kulalui…dan sepanjang lintasannya aku akan mencoba untuk selalu menikmati dan mensyukuri hidup….

Menarilah dan terus tertawa
Walau dunia tak seindah surga
Bersyukurlah pada yang Kuasa
Cinta kita di dunia selamanya….

Hidup bukanlah pacuan melainkan suatu perjalanan dimana setiap tahap sepanjang jalannya harus dinikmati…dan tetap terus bersemangat, seperti semangat para anggota Laskar Pelangi…

Laskar pelangi takkan terikat waktu
Bebaskan mimpimu di angkasa
Warnai bintang di jiwa…

Menarilah dan terus tertawa
Walau dunia tak seindah surga
Bersyukurlah pada yang Kuasa
Cinta kita di dunia selamanya….selamanya

Continue reading..

Senin, 22 Desember 2008

I B U ....

Khalil Gibran said ...

Matahari menjadi ibu bagi bumi
Dengan mencurahkan kehangatan sinarnya
Ia tidak akan meninggalkan cakrawala
sebelum menidurkan bumi
dengan nyanyian laut dan senandung pujian burung-burung
serta sungai-sungai.
Lalu bumi sendiri adalah ibu bagi pohon dan bunga-bunga
Ia melahirkan mereka,
Mengasuh dan membesarkan.
Sedangkan pohon dan bunga-bunga merupakan
Ibu yang baik bagi buah dan benih


Ibu adalah segala-galanya
Dialah penghibur kita dalam kesedihan
Tumpuan harapan dalam penderitaan dan..
Kekuatan kita dalam kelemahan.
Ia menjadi sumber rasa cinta, kasih dan maaf.
Seseorang yang kehilangan ibu..
Akan kehilangan sebuah jiwa suci
Yang memberkati dan menjaganya tanpa henti..



Continue reading..

Story about Mom


NILAI KASIH

Pada suatu sore yang cerah, seorang anak menghampiri ibunya di dapur yang sedang menyiapkan makan malam, dan ia menyerahkan selembar kertas yang selesai dia tulis. Si ibu tersenyum menyambut kertas itu, dan setelah mengeringkan tangannya dengan celemek, ia membacanya. Dan inilah tulisan si anak itu:

Untuk memotong rumput minggu ini Rp. 7.500,00
Untuk membersihkan kamar minggu ini Rp. 5.000,00
Untuk pergi ke toko menggantikan Mama Rp. 10.000,00
Untuk menjaga adik waktu Mama belanja Rp. 15.000,00
Untuk membuang sampah setiap hari Rp. 5.000,00
Untuk raport yang bagus Rp. 25.000,00
Untuk membersihkan dan menyapu halaman Rp. 12.500,00
Total jumlah hutang Rp. 80.000,00

Si ibu memandang anaknya yang berdiri di situ dengan penuh harap, dan berbagai kenangan terlintas dalam pikiran ibu itu. Kemudian ia mengambil pulpen, membalikkan kertasnya, dan menulis:

Untuk sembilan bulan ketika Mama mengandung kamu selama kamu tumbuh dalam perut Mama, GRATIS.
Untuk semua malam ketika Mama menemani kamu, mengobati kamu, dan mendoakan kamu, GRATIS.
Untuk semua saat susah, dan semua air mata yang kamu sebabkan selama ini, GRATIS.
Untuk semua malam yang dipenuhi rasa takut dan untuk rasa cemas di waktu yang akan datang, GRATIS.
Untuk mainan, makanan, baju, dan juga menyeka hidungmu, GRATIS.
Anakku, dan kalau kamu menjumlahkan semuanya, harga cinta sejati Mama adalah GRATIS.

Setelah selesai membaca apa yang ditulis ibunya, ia menatap wajah ibunya dan berkata: "Ma, aku sayang sekali pada Mama". Dan kemudian ia mengambil pulpen dan menulis dengan huruf besar-besar: "LUNAS"










After I read “Story about Mom”...
I wanna say something for my mom...

Mom...you are the best !!
I love you Mom, I love you first of all
Thanks for loving, caring, guiding, praying...and for all you do..
You mean more than anything to me..
You are my everything...Mom!!


I’m sorry mom..if I’ve made you sad, worried, disappointed and many..
I’m sorry mom..if I couldn’t given you something that can make you feel happy, yet..
I swear I’ll make you happy, mom...!!
May God always bless you...
today and forever...


Love you Mom..













HAPPY MOTHER'S DAY !!

Continue reading..

Rabu, 17 Desember 2008

Arti SeBuaH NaMa

Apalah arti sebuah nama? Jelas pasti ada dong… orangtua memberi nama pada anaknya pasti mempunyai arti dan harapan bagi anak tersebut. Tapi lepas dari arti sebuah nama tersebut, kadang-kadang kita bisa juga dibuat tersenyum saat kita menyebut atau mendengarkan orang menyebut nama seseorang yang kedengarannya memang unik atau lucu.

Seperti nama dari dari salah seorang teman sekantorku dari devisi marketing. Namanya adalah Kismi. Ini seperti ejaan kata dalam Bahasa Inggris, Kiss Me yang kalau dilafalkan akan terdengar menjadi Kismi.
Kebetulan aku memang ada hubungan pekerjaan dengan Kismi, jadi hampir setiap hari kalau tidak aku yang menelfon Kismi, ya sebaliknya Kismi yang menelfonku untuk urusan pekerjaan. Suatu kali karena aku yang butuh menelfon dia, jadilah aku yang telfon..
“Kismi ada?” tanyaku pada seorang cowok temen satu devisi dengan Kismi yang waktu itu mengangkat telfon.
“Mau bicara dengan siapa?” tanyanya seolah tidak dengar
“Kismi…” kataku mengulang
“Lho orang ditanya mau bicara dengan siapa koq malah minta cium sih…??!!” balasnya…”Ya aku sih mau aja…!!” tambahnya lagi sambil ketawa…
“Yeee….maunya..!!” balasku sambil juga tidak bisa menahan senyum
Begitu juga kalau Kismi menelfonku…temanku suka sekali menggodanya...
Malah dulu awalnya sering teman cowok sedevisiku suka menggoda dengan sengaja berulang kali tanya namanya…
”Namanya siapa sih..?”
Awalnya Kismi masih mau jawab…
“Kismi...”
“Lho ditanya namanya koq malah minta cium…”
Setelah kejadian itu, setiap kali ada yg sengaja menggodanya dengan bertanya siapa namanya…dia cuma tersenyum. Demikian juga aku, sekarang setiap kali aku telfon mencari Kismi, selalu kutambahkan sebutan “Mbak” di depan namanya. Hehehe..daripada dikira menawarkan diri untuk minta dicium????

Continue reading..

Selasa, 16 Desember 2008

H O K I


Suatu kali, iseng-iseng saya bertanya pada beberapa teman saya tentang pendapat mereka mengenai arti dari kata HOKI. Sebagian besar mereka berpendapat, kalau hoki itu adalah Keberuntungan…!! Orang yang mendapatkan lotre itu berarti dia lagi hoki besar…atau yang menang undian dengan mendapatkan hadiah mobil atau rumah mewah, misalnya…itu berarti dia juga lagi hoki… begitulah kemudian mereka memberikan contoh-contoh suatu keberuntungan. Contoh-contoh tersebut adalah keberuntungan yang memang diharapkan. Tidak mungkin orang mendapatkan lotre atau mendapatkan hadiah undian kalau tidak membeli lotre atau mengirimkan undian berhadiah kan?? Nah itu berarti mereka memang mengharapkan suatu keberuntungan… atau dengan kata lain…it’s all about try and chance… !!

Ada juga yang bilang, Mbak Yati pesek tuh…hidungnya yang pesek justru membawa hoki buat hidupnya..lho! Nah kalau keberuntungan yang ini bisa dikatakan keberuntungan yang tidak pernah dibayangkan atau diharapkan sebelumnya. Tentu saja Mbak Yati dulu juga tidak mengharapkan hidungnya pesek…tapi jangan salah, walaupun mempunyai hidung pesek tapi karena mempunyai kepercayaan diri yang tinggi serta kemampuan menghibur yang bagus, dia justru disukai orang dan mendapat tawaran mengisi acara dimana-mana..

Iya sih… bener juga… itu semua memang bisa dikatakan sebagai suatu hoki atau keberuntungan. Tapi kalau dipikir-pikir… semua itu hanya materi atau duniawi. Dan mungkin hanya orang-orang tertentu yang bisa mendapatkan hoki seperti tadi.

Di lain hari, saya sempat ngobrol-ngobrol dengan teman saya yang lain..
”Eh, kenapa ya kita sering memahami hoki hanya dari sisi materi atau duniawi..padahal masih ada yang lebih dari itu kan.. sebenernya kita semua setiap hari kan selalu mendapatkan hoki…”
“Bukan hanya setiap hari, tetapi setiap detik, kita masih bisa bernapas, apakah bukan hoki…?” begitu teman saya tadi bilang dengan nada lebih meneguhkan atau menguatkan.
“Setuju sekali…!!” kata saya sambil mengangguk tanda setuju. "Kalau dibayangkan, ketika kita bangun tidur di pagi hari dalam keadaan sehat dan masih diberi kesempatan untuk menikmati hidup bersama keluarga, saudara dan teman/sahabat-sahabat kita, apakah itu bukan hoki namanya..??"
“Iya, betul..!! Jadi kalau ada orang bilang bahwa dia sedang tidak hoki hari ini, itu berarti dia termasuk orang yang tidak bisa mensyukuri nikmat Tuhan, dia menganggap remeh pemberian Tuhan yang mungkin tidak diberikan kepada orang lain…”, begitu teman saya menambahkan..
“Yup…bener banget…!!” kata saya mantap

Sebenarnya, semua orang di dunia ini memiliki hoki yang kadang tidak kita sadari. Hoki kita terbesar adalah saat kita bisa berbagi kasih dan menerima kasih secara tulus.
Jadi kalau kita merasa tidak pernah punya hoki, mungkin kita bisa melihat diri kita sekarang. Kita masih hidup, itu berarti kita masih menerima hoki terbesar,
yaitu cinta yang tulus dari Tuhan.

Hmm…mungkin begitu penilaian yang lebih bijaksana untuk memaknai hoki dalam hidup.
Continue reading..

Jumat, 12 Desember 2008

Life is ChoiCe

Hidup adalah suatu pilihan
Memilih untuk bahagia atau susah. Memilih untuk dipulihkan atau untuk menyimpan kepahitan. Memilih untuk mengampuni atau mendendam. Memilih hidup untuk dibuat rumit atau dibuat mudah.

Hidup adalah suatu pilihan.
Memilih untuk dalam keadaan baik atau buruk, itu adalah pilihan, bagaimana kita menjalani hidup. Setiap hari kita selalu diberi kesempatan untuk dapat memilih apakah kita akan menikmati hidup kita atau membencinya.

Hidup adalah suatu pilihan.
Hidup kita selalu dihadapkan oleh beberapa pilihan. Pilihan kehidupan merupakan suatu keputusan yang datang bersama dengan resiko yang dimilikinya atau setiap pilihan selalu memiliki resiko sendiri. Adakalanya keputusan atas pilihan itu salah, tapi itu bukan berarti kita bodoh, melainkan memang itu yang harus kita jalani dan dari situ kita bisa belajar untuk menyikapi hidup. Karenanya keputusan dalam memilih sebuah pilihanpun haruslah lebih bijak. Hidup akan lebih indah bila kita tahu jalan mana yang benar.

Hidup adalah suatu pilihan
Untuk bisa memilih, setidaknya orang harus mempunyai pendirian atau standart nilai, mempunyai kepekaan untuk dapat memilih mana yang baik dan yang buruk, mempunyai kebebasan atau kesempatan untuk memilih dan mempunyai keberanian atau kemauan untuk memilih.

“Kita memang tidak bisa mengatur datangnya angin, tetapi kita selalu bisa mengarahkan perahu kita untuk menyongsong angin dari arah yang tepat”
Apa yang datang ke atau dari kita atau terjadi pada kita memang tidak pernah bisa kita kendalikan sepenuhnya, akan tetapi kita mempunyai kendali penuh atas diri kita, reaksi kita terhadap lingkungan serta keputusan apa yang kita ambil untuk kita jalankan dalam hidup kita ini....karena Hidup adalah masalah pilihan...


Continue reading..

Rabu, 10 Desember 2008

KaDo ULaNG TaHuN

Siapa sih orangnya yang nggak senang kalo tiba-tiba ada yang memberikan kado di hari ulang tahunnya? Surprise banget kan?!. Tapi bagaimana dong kalo kado ulang tahun tersebut ternyata adalah barang miliknya sendiri? Hehehe…sudah pasti kaget kan?

Aku jadi teringat kejailanku sewaktu masih kuliah dulu..
Waktu itu, saat aku lagi asyik ngobrol dengan beberapa teman, Wendy, salah seorang temenku, tiba-tiba memberikan jam tangannya padaku. Dia terlihat terburu-buru sekali, sambil lari ke arah tempat wudlu di masjid kampus untuk sholat, karena memang sebentar lagi jam kuliah berikutnya akan segera dimulai. Mungkin takut kalau nanti jam tangannya basah, sewaktu mengambil air wudlu, maka dia menitipkan jam tangannya itu padaku. Jadilah jam tangan itu aku bawa… dan kemudian tanpa kusadari, jam tangan itu langsung saja kumasukkan ke dalam kantong tas.

Kuliahpun dimulai, aku maupun Wendy, sama-sama lupa tentang barang titipan itu. Sampai kuliah berakhir dan sampai akan pulangpun, kami berdua masih belum teringat sama sekali… padahal sebelum pulang kami sempat ngobrol-ngobrol sebentar, tapi kemudian Wendy langsung menuju ke tempat parkir motor dan pulang. Akupun juga kemudian pulang naik angkot bareng Uki, sahabatku. Ketika akan membayar angkot dan mengambil uang kecil di dalam kantong tas… Ooooooppsss…
“Ya..ampun, ini kan jam tangan Wendy yang tadi dititipin ke aku…” kataku pada uki
“Ya udah, kasiin aja besok…lagian besok juga masih ketemu kan?!” begitu kata uki..

Tiba-tiba aku jadi teringat… kalau besok adalah hari ulang tahun Wendy.. karena dari 2 hari yg lalu temen-temenku yang sebagian anak kost sudah pada ribut minta ditraktir makan..(biasa anak-anak kost…emang pada suka memanfaatkan moment ulang tahun, supaya bisa makan gratis… hehehe)
Dan saat itu langsung keluar deh rencana jail ku untuk ngerjain Wendy, yang besok berulang tahun. Wah pas banget nih momennya…begitu pikirku. Besok, jam tangan Wendy itu tadi akan kubungkus dan kujadikan kado ulang tahun buatnya.
Kuceritakan rencana jailku itu pada Uki, maksudnya sih.. supaya nantinya aku tidak menjadi tersangka tunggal. Hehehe.. Dan karena Uki memang sama jailnya kaya aku…jelas saja dia setuju dengan rencanaku.
Jadilah malamnya aku bungkus jam tangan tsb,sudah layaknya kado ulang tahun … tapi tanpa kartu ucapan ulang tahun…

Besoknya, di kampus…
Begitu Wendy datang, beberapa teman langsung pada kasi ucapan ulang tahun ke Wendy. Aku dan Uki memang sengaja kasi ucapan belakangan…sekalian aku mau kasi kado kejutan buat Wendy, yang sudah kusiapkan semalam. Nah, saat aku berikan kado itu pada Wendy…..jelas aja..temen-temen sudah pada ribut ngeledekin aku dan Wendy…!! Wendy sendiri juga udah salting begitu terima kado dari aku dan sepertinya tidak menyangka kalau bakal dapat kado ulang tahun… Hmmm…belum tau dia…!! Aku dan Uki udah nyengir-nyengir, menahan tawa.. !! Temen-temenku sudah pada teriak-teriak..minta Wendy untuk membuka kado tersebut.
Dan kado itupun terbuka….kulihat reaksi Wendy juga teman-temanku yang laen…
“Wah, gila… dapat kado jam tangan euy….keren lagi..!” begitu komentar salah seorang temenku…
Tapi ekspresi bingung sekaligus curiga bisa kulihat dari wajah Wendy… Sepertinya Wendy memang sudah mulai teringat dengan jam tangannya. Dan…tidak lama kemudian tiba-tiba…
“Hahaha…dasaaaaarrr...aku dikerjain nih….!! ini sih jam tanganku sendiri yang kemaren kutitipin ke widhi dan lupa belum kuminta …” katanya sambil ketawa dan melihat ke arahku (yang sudah tidak bisa lagi menahan tawa) dengan tangan mengepal…”awas ya…!!” katanya lagi…(hehehe)
“Oh..iya..pantesan, kayanya aku juga udah pernah liat Wendy pakai jam tangan itu..” kata temanku yang lain..
“Hahaha…..kena deh dikerjain…!!”
Setelah kejadian itu..hari-hari berikutnya, setiap kali aku ingetin Wendy…”Ciee…jam tangannya dipakai terus… suka ya dengan kado pemberianku…??”
Sambil nyengir dia bilang...“aahhh…dasar…jail dan usil..!!”
Continue reading..

Selasa, 09 Desember 2008

SLoGan RuMaH MaKaN

“Ibu, setelah ibu mendapatkan pengobatan dari saya dan nantinya ternyata ibu tidak merasakan perubahan apapun atau ibu kecewa dengan pelayanan yang saya berikan, ibu bilang pada saya ya bu… tapi kalau nantinya ibu mengalami kesembuhan dan puas dengan pengobatan atau pelayanan yang saya berikan, ibu bisa beritahukan ke teman-teman atau saudara-saudara ibu untuk datang kesini kalau mempunyai keluhan sakit yang sama dengan yang ibu alami sekarang…” Begitulah ucapan yang saya dengar dari seorang sinshe wanita yang ramah dan suka humor itu, setelah selesai mengobati pergelangan tangan ibu saya yang patah karena jatuh beberapa waktu yang lalu.

Saya jadi teringat, ucapan tersebut sepertinya tidak jauh berbeda arti dan maknanya dari slogan di sebuah rumah makan yang pernah saya kunjungi bersama teman-teman saya. Bunyi slogan tersebut kurang lebih seperti ini : “Kalau anda kecewa beritahukan pada kami tapi kalau anda puas beritahukan pada kawan” Menarik sekali slogan yang ada di rumah makan tersebut, pikir saya. Kalau saya boleh mengartikan, sepertinya kurang lebih begini…
Apabila kita kecewa dengan rasa masakan di rumah makan tersebut atau pelayanan yang tidak menyenangkan, pemilik rumah makan tersebut menginginkan kita untuk memberi saran atau masukan kepada mereka dan jangan memberitahukan atau menceritakan kekecewaan kita tersebut kepada teman-teman kita, tapi kalau kita puas dengan rasa masakan dan pelayanan dari rumah makan tersebut, mereka juga ingin kita tidak perlu banyak memuji, mereka cukup meminta kita untuk menberitahukan kepada teman-teman kita bahwa rumah makan mereka menyajikan masakan yang enak dan pelayanan yang memuaskan, dengan harapan teman-teman kita nantinya akan datang dan makan di rumah makan tersebut.

Setelah membaca slogan di rumah makan tersebut, kami sempat membahas soal arti dibalik slogan itu tadi. Saat itu sempat ada teman saya yang nyelutuk begini… “Tuh, kalian juga tuh…kalau ada sikap atau kelakuanku yang mengecewakan kalian atau mungkin aku tidak menyenangkan dalam berteman dengan kalian, bilang sama aku dan kasih aku teguran atau saran…jangan ceritakan pada orang lain, tapi kalau menurut kalian, aku teman yang sangat menyenangkan, boleh deh cerita-cerita ke orang lain…” Saya sempat terhenyak dengan ungkapan teman saya tadi…Ah, bener juga apa yang dibilang temen saya tadi.. Dalam sehari, bisa jadi mungkin kita lebih banyak membicarakan kejelekan atau keburukan orang lain daripada kebaikannya.. Ini jadi bahan introspeksi dan refleksi bagi diri saya sendiri..untuk bisa selalu memberitakan kebaikan-kebaikan orang lain dan bukan malah keburukannya.

Waaah…bagus juga slogan marketing dari rumah makan tersebut, juga ucapan dari sinshe yang sudah mengobati pergelangan tangan ibu saya tadi. Tidak berlebihan dan menunjukkan kerendahan hati seseorang, begitu sih menurut saya.

Jadi, kalau menurut anda, tulisan atau blog saya ini kurang menarik untuk dibaca, beritahu saya dan kasih saya saran...tapi kalau menurut anda tulisan-tulisan atau blog saya ini menarik, beritahukan pada teman-teman anda….!! Hmmm…sepertinya pas juga slogan rumah makan tadi untuk slogan di blog saya ini.. hehehe….
Continue reading..

Jumat, 07 November 2008

Three Magic Words

PLEASE (Tolong) - THANK YOU (Terimakasih) – SORRY (Maaf)

So short and so simple. Itulah ketiga kata yang sebenarnya memang gampang sekali untuk diucapkan. Meskipun simple, namun terkadang kita lupa atau malah sulit untuk mengucapkan kata-kata tersebut dalam kita berelasi dengan orang lain. Tapi ketika kita belajar untuk memahami ketiga kata tersebut...akan banyak sekali membawa perubahan dalam diri kita. Itulah setidaknya yang saya alami dan rasakan dalam diri saya. Betapa kata-kata yang sederhana itu bisa sangat bermakna ketika diucapkan dengan tulus.

Ketika mengucapkan Tolong... (PLEASE)
menunjukkan keterbatasan / ketidakmampuan/ ketidaksempurnaan dalam diri kita. Kita diingatkan bahwa tidak semua hal bisa kita lakukan sendiri..kita membutuhkan orang lain, keberadaan orang lain itu penting dalam hidup kita, tetapi kita juga tidak boleh lupa untuk memperlakukan orang lain benar-benar sebagai manusia seperti kita.

Ketika mengucapkan Terimakasih...(THANK YOU)
Kita diingatkan untuk bisa menghargai orang lain dan belajar untuk menghargai diri sendiri. Kita juga diingatkan untuk tidak menjadi sombong, karena semua keberhasilan kita bukan semata-mata usaha kita sendiri.

Ketika mengucapkan Maaf...(SORRY)
Kita diingatkan bahwa kita bisa melakukan sesuatu yang melukai hati orang lain, kita tidak selalu bisa menyenangkan hati orang lain, dan juga kita diingatkan untuk mau mengakui kesalahan kita. Selain itu, yang bisa jadi...tidak kalah penting adalah kita juga harus bisa memaafkan kesalahan orang lain juga diri sendiri. Karena memaafkan baik untuk ketenangan pikiran dan kita tidak terjebak dalam kebencian dan dendam.

Mungkin memang benar kalau dikatakan ajaib karena tiga kata tersebut memang mempunyai kekuatan khusus. Tiga kata ajaib itu setidaknya bisa membuat hati kita bersukacita, merasa dihargai, meluluhkan kemarahan kita pada orang lain dan bisa membuat banyak orang bersimpati pada kita. Kadang-kadang sesuatu yang kelihatan sederhana ternyata penting banget dan mempunyai dampak yang sangat positif dalam hidup kita. So, the point is.... kita memang perlu untuk selalu membiasakan diri mengucapkan... Three Magic Words...Tolong-Terimakasih-Maaf (TTM)... dimanapun, kapanpun, dan dengan siapapun kita berhubungan/berelasi. Dengan mampu menghargai orang lain minimal kita telah menghargai diri kita sendiri.
Continue reading..

Selasa, 04 November 2008

When I ask ....

Ketika aku memohon kepada Tuhan agar diberi kekuatan
Tuhan memberiku kesulitan agar aku menjadi kuat

Ketika aku memohon kepada Tuhan agar diberi kebijaksanaan
Tuhan memberiku masalah untuk kupecahkan

Ketika aku memohon kepada Tuhan agar diberi kesejahteraan
Tuhan memberiku akal untuk berpikir

Ketika aku memohon kepada Tuhan agar diberi keberanian
Tuhan memberiku kondisi bahaya untuk kuatasi

Ketika aku memohon kepada Tuhan agar diberi sebuah cinta
Tuhan memberiku orang-orang bermasalah untuk kutolong

Ketika aku memohon kepada Tuhan bantuan
Tuhan memberiku kesempatan

Aku tak pernah menerima apa yang kupinta
Tapi aku menerima segala yang kubutuhkan


Continue reading..

CiNTa TiDaK HaRus MemiLiKi

Nina bisa merasakan sedikit lebih santai, sore itu. Tumben sekali pekerjaan kantor hari itu membuatnya tidak sesibuk biasanya. Untuk mengusir rasa kantuk yang mulai menyerangnya, Nina kembali membuka folder “spirit of life” favoritnya yang sudah lama tidak ia baca. Nina terlihat mulai sibuk memilih judul-judul kisah/cerita yang dirasa menarik untuk dibaca. Folder favoritnya itu memang berisi kumpulan-kumpulan kisah pencerahan yang didapatnya dari berbagai sumber, termasuk kiriman dari beberapa teman dan dari seseorang yang istimewa baginya. Kisah/cerita-cerita itu sengaja dikumpulkannya, dengan harapan setelah membacanya, bisa membuatnya termotivasi dan terinspirasi kembali, atau setidaknya ia jadi merasa “being reenergized” dan memperoleh semangat hidup kembali saat pikiran dan hatinya mulai terasa lelah dan jenuh.

Sebuah judul cerita mulai menarik perhatiannya lagi. Cerita yang entah sudah berapa kali ia baca. Cerita yang ia dapatkan dari seseorang yang pernah singgah dan menempati tempat istimewa dihatinya. Nina mulai membaca kalimat awal yang menjadi prolog dari cerita tsb...

“Jika kau menginginkan cinta dari seseorang, tunjukkan cintamu..
Cinta tidak membutuhkan keraguan, Tunjukkan saja...!!”

Saat Nina mulai berkonsentrasi untuk membaca, dering sms dari ponselnya sedikit mengganggu konsentrasi yang baru saja dibangunnya. Dengan mata yang masih tertuju pada baris-baris kalimat di layar monitor, Nina meraih ponsel yang diletakkan tidak jauh dari jangkauannya.. 1 new message.. kemudian mulai membuka dan membacanya..

Hi, Nina...pa kabar?

Begitulah pesan singkat yang baru saja masuk ke ponsel Nina. Pesan yang tidak terlalu istimewa buatnya,...”Ah, pasti pengirimnya lagi iseng”, begitu pikirnya.. seolah tak peduli. Tapi... beberapa detik kemudian tiba-tiba jantung Nina berdetak 2 kali lebih kencang dari biasanya, setelah membaca siapa pengirim pesan singkat itu...

Fr : Aditya

Adit...Aditya??!! Oh..God, is it really him? Dengan sedikit rasa tidak percaya, Nina membaca sekali lagi nama yang sudah tidak asing lagi buatnya. Nama yang pernah menempati tempat istimewa di hatinya bahkan sampai saat dia menerima pesan singkat ini, belum ada nama lain yang bisa menggantikannya. Nama yang sudah sejak setahun lalu berusaha untuk dia kubur dalam-dalam tapi belum juga berhasil. “Ya Tuhan, mimpi apa aku semalem?!” gumamnya pelan sambil mencoba mengingat-ingat apa mimpinya semalam. Seingatnya...dia memang tidak mimpi apa-apa semalam...tapi kenapa pesan singkat itu tiba-tiba muncul tanpa pernah ia kira sebelumnya? Dan yang lebih membuatnya terkejut, pesan singkat yang baru saja diterimanya datang bersamaan dengan dia membaca cerita yang tak lain adalah cerita yang dulu pernah dikirimkan Adit untuknya via email.
Entah kenapa pesan yang hanya “say hi..” itu telah membuatnya susah untuk menata detak jantungnya supaya bisa kembali berdetak normal. Tidak pernah sedikitpun terlintas dalam pikiran Nina sebelumnya kalau pesan singkat dari Adit akan muncul lagi di ponselnya
Nina masih terpaku menatap pesan singkat itu, seolah tak percaya kalau Adit masih mengingatnya. Entah apa yang akan ia lakukan dengan pesan singkat itu, batinnya mulai bergolak antara membalas pesan itu atau tak memperdulikannya. Di satu sisi, ingin sekali ia membalas pesan singkat itu, karena, jujur, Nina memang masih terus berharap suatu saat Adit akan menghubunginya kembali dan menjawab keresahannya dan semua tanya yang selama ini terus memenuhi benaknya. Tapi disisi lain, batinnya menentang untuk membalas pesan singkat itu ketika ingat kekecewaannya saat dulu tiba-tiba Adit menghilang bagai di telan bumi... He just walked away ...gone with the wind....meninggalkannya begitu saja tanpa pernah memberinya kesempatan, sekalipun itu kesempatan untuk tau apa alasan Adit meninggalkannya.
Selama beberapa menit batin Nina dipenuhi dengan pertentangan antara ya dan tidak. Tapi tidak lama kemudian jari-jarinya terlihat mulai menekan-nekan keypad di ponselnya. Nina mulai membalas pesan singkat dari Adit. Nina memang tidak bisa membohongi perasaannya sendiri bahwa kabar dari Adit inilah yang sudah ditunggunya sejak setahun yang lalu.

Nina bae...Dit... (balas Nina sedikit berbohong tentang perasaannya yg sebenarnya)
Kamu sendiri pa kabar Dit?
Ga nyangka ternyata kamu masih ingat sama nina..

Begitulah, balasan pesan singkat Nina yang akhirnya berlanjut ke suatu perbincangan panjang dengan Adit. Perbincangan yang sudah lama dinantikannya. Hari ini adalah tepat 1 tahun Adit kembali muncul dalam kehidupannya. Sesuatu yang tidak pernah Nina sangka sebelumnya.

Nina ingat betul, pertemuan terakhirnya dengan Adit, memang sempat membuat Adit merasa kesal sekali dengannya. Tetapi Nina tidak menyangka pertemuannya dengan Adit saat itu akan benar-benar menjadi pertemuan terakhirnya. Ini diluar kebiasaan Adit sebelumnya, sekesal bagaimanapun Adit padanya, Adit tidak pernah sampai tak mempedulikannya hingga begitu lama. Tidak seperti harapan Nina sebelumnya bahwa kekesalan Adit padanya akan segera lenyap setelah Nina mencoba untuk mengajak Adit berbicara dari hati ke hati. Tapi, jangankan untuk bisa mengajak Adit bicara, sms dan telpon darinya tidak ada satupun yang diresponnya. Termasuk sms tentang permintaan maaf Nina pada Adit. Entah apa yang terjadi pada Adit? Sampai suatu hari Adit meneleponnya, dan mengungkapkan tentang kekesalannya beberapa hari yang lalu padanya. Sekesal itukah Adit padanya? Nina tidak menyangka kalau persoalan yang menurutnya bisa diselesaikan dan bukan sesuatu yang prinsip sampai bisa membuat Adit begitu kesal padanya. Ada perasaan sedih, kecewa dan bingung yang menyelimuti hati Nina..dengan perubahan yang terjadi pada Adit.

Sejak pertemuan dan telefon “terakhir”nya, Adit sudah tidak pernah muncul lagi dalam kehidupannya, jangankan ketemu, suara Adit yang biasanya didengarnya bak minum obat 3 x sehari lewat ponselnya pun sudah tidak pernah lagi memanjakan kupingnya. Di luar harapannya pula, setelah hari itu Adit jadi benar-benar sulit untuk dihubungi. Dan ini juga merupakan rasa tersulit dalam hidup Nina..setidaknya begitulah yang dirasakannya. Nina tidak tau apa yang harus dilakukannya untuk bisa menanyakan apa yang sedang terjadi atau sekedar menanyakan kabar Adit. Nina tidak pernah berhasil menemukan suatu perbincangan dengan Adit yang bisa menjawab keresahannya. Dari perbincangan terakhir Adit dengannya, apakah Adit ingin menyampaikan bahwa dia sudah tidak berarti lagi baginya... tidak bisa lagi menjadi motivasi dan inspirasi bagi hidupnya? Pernyataan-pernyataan yang tersirat dari perbincangan terakhir menjadi pertanyaan yang tak terjawab bagi Nina dan ini sangat mengganggu pikirannya. Tapi Nina yakin..Adit pasti punya suatu alasan tertentu yang tidak ingin dikatakan padanya, alasan kenapa dia meninggalkannya.

Dan sekarang, setelah 1 tahun berlalu, setelah Nina tidak bisa lagi menemukan jejak Adit, Adit tiba-tiba muncul lagi dalam kehidupannya. Dari nada suara Adit, Nina seperti bisa merasakan beban yang sedang ditanggungnya. Apa sebenarnya yang terjadi pada Adit? Tidak lagi didengarnya nada kesal seperti yang terakhir dulu ia dengar. Semua keresahan dan semua tanya yang ada di benak Nina satu tahun belakangan ini akhirnya terjawab juga. Jawaban yang langsung keluar dari mulut Adit, yang menyiratkan suatu penyesalan yang amat sangat.

“Maaf, Nin...kalau aku sudah melukai hatimu, membuat kamu bingung, gelisah, sedih, kecewa dan marah... Tapi aku juga tidak punya pilihan, Nin!!”

Ternyata kekesalan Adit padanya dulu itu hanya dipakai sebagai alasan agar ia membenci dirinya dan dia bisa pergi meninggalkannya. Karena tanpa ada kesempatan untuk bisa memilih, dengan terpaksa Adit harus mengikuti keinginan ibunya yang sedang sakit keras, untuk mau menikah dengan wanita pilihannya. Nina hanya bisa terdiam dan terpaku mendengar cerita Adit. Ia berusaha untuk bisa mengerti dan memahami apa yang dialami Adit. Perasaan kecewa pada Adit sudah pasti ada dalam dirinya, tapi Nina tidak tau apakah dia harus marah atau benci pada Adit? Mata Nina mulai berkaca-kaca dan airmata sudah mulai membasahi pipinya. Biarpun Nina kecewa pada Adit, tapi ternyata dia memang tidak bisa membencinya. Mungkin memang inilah akhir dari cerita cintanya dengan Adit..akhir dari penantian panjangnya selama ini. Meskipun Nina pernah merasa bahwa Adit adalah soulmate-nya dan berharap, bersama Aditlah dia nanti akan menjalani hari-hari indahnya ke depan..tapi ternyata Tuhan berkehendak lain. Nina sadar, ia juga tidak bisa menyalahkan Adit, karena itu memang bukan kemauan Adit. Mungkin memang harus begitulah jalan hidup Adit...juga jalan hidupnya.

Hidup memang tidak bisa seperti cerita dalam sinetron, akhir cerita bisa dengan gampang dibelokkan atau diubah skenarionya agar bisa menjadi happy ending, untuk membuat lega para penontonnya. Sekarang Adit sudah mempunyai kehidupan sendiri...dan Nina juga harus bisa berjiwa besar untuk mengiklaskan Adit menjadi milik orang lain. Ada saatnya mungkin kita harus melepaskan orang yang kita cintai, bukan karena orang tersebut berhenti mencintai kita, melainkan mungkin kita bisa mendapati dia akan lebih bahagia kalau kita melepasnya. Terimakasih Dit, sudah pernah menjadi bagian dalam hidupku dan memberi warna di hari-hariku dulu, juga untuk semua rasa yang pernah kau beri. Semoga kamu hidup bahagia dengan wanita yang sekarang menjadi pendampingmu, begitulah sebentuk doa Nina untuk Adit...tulus.

Tuhan tau apa yang terbaik untuk kita. Jika kita kehilangan cinta, pasti ada alasan di baliknya. Alasan yang kadang sulit untuk dimengerti dan dipahami, namun kita harus tetap percaya, bahwa ketika Tuhan mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik.
Continue reading..

Senin, 03 November 2008

MiSteRi ILaHi

Segala yang terjadi dalam hidupku ini..
Adalah sebuah misteri Ilahi.
Perihnya cobaan hanya ujian kehidupan


Begitulah 3 baris refrain yang kuambil dari lirik lagu Ari Lasso, yang setidaknya membuat kita sadar bahwa seringkali kita memang tidak mengerti apa yang Tuhan kehendaki dalam hidup kita. Tetapi, mungkin semua yang telah Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup kita adalah yang terbaik buat kita. Dan bagaimanapun juga kita harus tetap bersyukur dalam setiap keadaan yang kita hadapi dan alami.



Beberapa bulan yang lalu keluargaku dikejutkan dengan sebuah musibah yang sungguh menyedihkan. Pamanku mengalami kecelakaan yang akhirnya harus membuat kedua mata paman menjadi buta. Suatu kondisi yang tentu saja tidak pernah kami bayangkan sebelumnya akan menimpa paman. Banyak orang yang mempertanyakan, kenapa ini harus terjadi pada paman? Pertanyaan itupun sempat juga terbersit dalam benakku..Kenapa harus paman? Kenapa orang sebaik paman harus menjadi buta? Kalau sudah begini terkadang kita jadi menganggap Tuhan itu tidak adil. Tapi mungkin, bukan itu seharusnya yang kita pertanyakan, melainkan apa yang sebenernya Tuhan kehendaki dengan peristiwa yang menimpa paman? Karena rencana kita memang bukan rencana Tuhan, dan rencana Tuhan juga bukan rencana kita. Mungkin Tuhan memang mempunyai rencana yang lebih indah dibalik peristiwa ini.

Paman adalah seorang yang religius, sabar, ulet dalam usaha/pekerjaannya, tidak pernah mengeluh, mempunyai jiwa sosial yang tinggi, tidak pernah memandang golongan orang dalam memberikan pertolongan baik secara materi, pikiran maupun tenaga, juga seorang suami dan ayah yang baik bagi istri dan anak-anaknya. Sungguh, paman adalah sosok yang sangat baik di mataku juga di mata keluarga, saudara-saudara dan semua orang yang sudah lama mengenal paman. Kejadian seperti ini memang awalnya sangat sulit untuk bisa diterima. Banyak yang merasa terpukul dengan kejadian yang menimpa paman, termasuk bagi keluarga dan tentu saja terutama bagi paman sendiri, istri dan anak-anak paman. Mungkin inilah ujian hidup yang diberikan Tuhan kepada umatnya, tapi Tuhan juga tidak akan memberikan ujian diluar batas kemampuan kita sebagai manusia.

Suatu kali sempat kudapati paman menitikkan airmata, tidak lama setelah mendengar pernyataan dokter bahwa kemungkinannya sangat kecil bagi kedua mata pam
an akan kembali normal untuk bisa melihat kembali. Sungguh sangat manusiawi, kalau paman sampai menitikkan airmata. Sedih..itu sudah pasti. Aku bisa merasakan apa yang dirasakan paman. Sudah terbayangkan bagaimana hari-hari selanjutnya akan dilalui paman dengan keterbatasan yg paman miliki sekarang, terutama sebagai seorang kepala keluarga yang mempunyai kewajiban untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Tapi yang sungguh aku kagumi dari dalam diri paman adalah tidak sedikitpun kudengar keluhan yang keluar dari mulut paman, dan dengan penuh iman kepada Tuhan paman tetap bersyukur, yakin dan optimis bahwa semuanya akan bisa paman lewati. Ini semua tentu saja butuh support dari keluarga terutama dari istri dan anak-anak paman.

Hari demi hari berlalu, meskipun akhirnya kedua mata paman memang sudah dinyatakan benar-benar tidak bisa melihat kembali, namun setidaknya kondisi paman semakin hari sudah semakin membaik, terutama kondisi mental paman. Paman sudah bisa menerima kenyataan dan kondisi dirinya lebih cepat dari yang aku kira sebelumnya..begitu juga dengan anak-anak paman. Istri pamanpun yang awalnya sulit untuk bisa menerima kenyataan ini, berangsur-angsur, seiring berjalannya waktu, juga sudah mulai bisa menerima kenyataan yang memang harus dihadapi ini. Mungkin kita memang tidak boleh terus larut dalam kesedihan dan menjadi terpuruk. Bagaimanapun juga...Life must go on.. hidup harus terus berjalan.. Kondisi apapun tetap harus diterima dengan rasa syukur. Mungkin benar kata orang bijak...janganlah kita selalu melihat ke atas, adakalanya kita perlu juga melihat ke bawah. Masih banyak orang yang jauh lebih menderita dibandingkan paman...dan pada saat kita yakin dan percaya bahwa Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita..everthing will be fine...semuanya akan bisa kita lalui. Itulah yang diyakini paman.

Sebulan yang lalu, aku sempat bertemu dengan paman. Kulihat perkembangan paman begitu luar biasa sekali. Selama satu minggu aku menginap di rumah paman, tidak sedikitpun kudengar paman mengeluh tentang kondisinya dan tidak pula kulihat kesedihan dan keputusasaan dari raut wajah paman.. yang ada adalah raut wajah sukacita dan optimis. Paman masih tetap seperti dulu...Paman yang religius, yang sabar, yang tidak pernah mengeluh, yang tetap mempunyai jiwa sosial , tetap ulet dalam usaha/pekerjaannya, bahkan usaha pamanpun semakin menunjukkan perkembangan yang luar biasa... dan tetap bisa menjadi kepala keluarga yang baik....dengan keterbatasan yang paman miliki sekarang. Paman masih tetap mempunyai semangat hidup yang tinggi dan tidak ingin selalu tergantung pada orang lain meskipun memiliki keterbatasan pada tubuhnya. Keterbatan atau kekurangan fisik tidak harus selalu dijadikan alasan untuk membuat orang jadi pesimis. Dari sosok paman, ada lagi pelajaran hidup yang bisa aku dapatkan, yaitu..tentang keyakinan dan optimisme. Dan satu lagi... pekerjaan yang terpenting dalam hidup ini adalah menjalani kehidupan, mencintai dan terus berkembang meski mengalami kesedihan yang mendalam

Continue reading..

Life is Wonderful....

Face our past without regret
Handle our present with confidence
Prepare for the future without fear
Keep faith and drop the fear
Don't believe your doubts and..never doubt your beliefs
Life is wonderful..if you know to live it
( taken from Pravs :-) )
Continue reading..